Minggu, 26 Desember 2010

Manajemen Diri


Kadang saya keteteran oleh tugas-tugas kuliah yang menumpuk. Mungkin karena saya tidak memikirkan apa yang terjadi bila tugas itu tidak saya kerjakan langsung. Atau saya menganggap bahwa tugas itu masih lama untuk dikumpulkan,jadi saya tunda-tunda mengerjakannya. Dan akhirnya muncul tugas-tugas baru dan akirnya menumpuk dengan tugas yang lama. Oleh karena itu saya harus bisa memanajemen diri saya sendiri.

Entah kenapa saya merasa sulit menjalani. Kadang saya lupa pada tugas yang sudah saya prioritaskan, padahal saya sudah rencanakan akan mengerjakan itu dahulu. Ada ungkapan yang mengatakan ”If you fail to plan, you plan to fail”. Apabila Anda menjalani hari Anda tanpa ada gambaran apa yang harus dikerjakan dan bagaimana cara mengerjakannya, Anda akan menghabiskan sebagian besar waktu Anda bertanya ”Apa yang harus saya kerjakan sekarang ya?”.

Mungkin saya terlena oleh yang lain sehingga lupa akan rencana saya yang mengakibatkan tugas menumpuk dengan tugas baru. Akhrinya saya menulis tugas-tugas itu pada sebuah kertas beserta tanggal dikumpulkannya dan ditempel pada kaca lemari. Lalu saya memilih tugas yang mempunyai prioritas tinggi hingga ke rendah. Contohnya tugas yang akan dikumpulkan lebih awal itulah yang punya prioritas tinggi.

Seringkali saya tertekan dalam mengerjakan tugas, mungkin ingin menyelesaikan semua dalam waktu yang sama. Akibatnya saya jadi pusing dan stress, bahkan tidak selesai satu tugas pun. Mungkin karena saya kurang fokus mengerjakan tugas, tugas yang mana yang harus saya kerjakan misalkan ada dua tugas yang harus dikumpulkan pada waktu yang sama. Karena itu saya mencicil tugas ketika saya mendapatkan tugas itu dengan mengumpulkan bahan yang akan saya kerjakan. Dan saya mengerjakan yang menurut saya lebih mudah.

Dan jangan biarkan faktor-faktor eksternal mengganggu. Biasanya kosentrasi saya tidak fokus kepada tugas karena faktor tersebut. Saya mencari waktu yang sekiranya tenang dan bisa fokus mengerjakan tugas.

Pengertian Manajemen Menurut James A.F. Stoner : Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya dari anggota organisasi serta penggunaan sumua sumber daya yang ada pada organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya. Pengertian Manajemen Menurut Mary Parker Follet : Manajemen adalah suatu seni, karena untuk melakukan suatu pekerjaan melalui orang lain dibutuhkan keterampilan khusus.

Tidak mudah menjalani tujuan hidup yang sudah kita rencanakan, karena terkadang rencana yang sudah kita ingin jalankan terbentur oleh kenyataan yang ada. Karena kita tidak mempunyai kuasa apapapun untuk dapat menentukan apakah tujuan yang sudah kita tentukan itu dapat berjalan dengan baik. Karena ada Tuhan yang menentukan dan mempunyai kuasa atas segala hal yang ada di dunia ini. Jika DIA sudah menentukan tidak apakah kita dapat merubahnya. Oleh sebab itu kita hanya dapat berdoa agar tujuan yang sudah kita rancang dapat berjalan sesuai rencana.

Manajemen diri adalah orang yang mampu untuk mengurus dirinya sendiri. Sedangkan kemampuan untuk mengurus diri sendiri itu dilihat dari kemampuan untuk mengurus wilayah diri yang paling bermasalah. Dan yang paling biasa bermasalah dalam diri itu adalah hati. Oleh karena itu kita harus bisa memanajemen hati dengan kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual.

Jika diantara ketiganya kita satukan untuk dapat manata atau memanajemen diri, tidaklah mungkin semua yang sudah kita rencanakan dapat berjalan sesuai dengan harapan. Karena dari ketiga kecerdasan tersebut saling mendukung dalam menata diri.

Tidak ada komentar: