Rabu, 12 Januari 2011

soft skill


Selama ini yang saya dapatkan dari proses belajar dibangku sekolah dan kuliah hanya mendengarkan, dan mengerjakan tugas, yang bisa dibilang hanya melatih hard skill saja. Lalu apa gunanya jika menguasai salah satu hard skill tanpa mempunyai soft skill yang baik. Saya pernah mendengarkan ucapan seseorang, dalam dunia kerja itu hard skill diperlukan hanya 15% saja, lalu sisanya kemana?. Nah sisanya semua masuk kedalam soft skill.
Untuk dapat menguasai soft skill bisa mengikuti pelatihan-pelatihan yang mengasah soft skill. Tapi bisa juga dilakukan sendiri. Kalo dalam dunia kerja, pastinya kita akan bertemu dengan orang yang belum kita kenal. Kadang-kadang kita masih malu atau canggung untuk menegor duluan apalagi bekerja sama dalam tim. Tapi tergantung masing-masing orang, kalo anak muda bilang selon atau cepat akrab dengan orang lain.
Tapi kita bisa kok mengasah soft skill pada waktu yang kita jalani. Biasanya yang saya lakukan SKSD(sok kenal sok deket). Misalkan saja bertemu orang dijalan, atau duduk bersebelahan dalam bus. Mulailah tanya jawab dengan orang yang belum dikenal, mungkin dengan topik yang pas untuk dibicarakan atau saya lihat dulu situasi yang cocok untuk diobrolkan. Misalnya pada saat kena macet, ajak ngobrol saja tentang hal yang sedang terjadi, lama-lama obrolan juga akan panjang dan akan menyebar ketopik yang lain. Tapi yang sering terjadi setelah itu saya tidak pernah tau nama dia dan dia tidak tau nama saya. Kadang-kadang saya lupa mengajak kenalan terlebih dahulu.
Pengertian soft skill
Wikipedia memaparkan bahwa soft skills merupakan istilah sosiologis yang merujuk pada sekumpulan karakteristik kepribadian, daya tarik sosial, kemampuan berbahasa, kebiasaan pribadi, kepekaan/kepedulian, serta optimisme. Soft skills ini melengkapi hard skills yang bisa dikatakan juga sebagai persyaratan teknis dari suatu pekerjaan. Soft skills tersebut mencakup :
(a) kualitas pribadi misalnya tanggung jawab, kepercayaan diri, kemampuan bersosialisasi, manajemen (pengendalian) diri, dan integritas atau kejujuran; dan
(b) ketrampilan interpersonal, misalnya berpartisipasi sebagai anggota kelompok, mengajar (berbagi pengetahuan) ke orang lain, melayani pelanggan, kepemimpinan, kemampuan negosiasi, dan bisa bekerja dalam keragaman.
Menurut Dennis E. Coates, 2006 soft skills adalah keterampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (interpersonal skills) dan keterampilan dalam mengatur dirinya sendiri (intrapersonal skills) yang mampu mengembangkan unjuk kerja secara maksimal
Menurut Ramdhani (2008) Soft skill sering juga disebut keterampilan lunak adalah keterampilan yang digunakan dalam berhubungan dan bekerjasama dengan orang lain. Secara garis besar keterampilan ini dapat dikelompokkan ke dalam :
1. Process Skills
2. Social Skills
3. Generic Skills

Contoh lain dari keterampilan-keterampilan yang dimasukkan dalam kategori soft skills adalah integritas, inisiatif, motivasi, etika, kerja sama dalam tim, kepemimpinan, kemauan belajar, komitmen, mendengarkan, tangguh, fleksibel, komunikasi lisan, jujur, berargumen logis, dan lainnya. Keterampilan-keterampilan tersebut umumnya berkembang dalam kehidupan bermasyarakat.
Penulis buku-buku serial manajemen diri, Aribowo, membagi soft skills atau people skills menjadi dua bagian, yaitu intrapersonal skills dan interpersonal skills. Intrapersonal skills adalah keterampilan seseorang dalam ”mengatur” diri sendiri. Intrapersonal skills sebaiknya dibenahi terlebih dahulu sebelum seseorang mulai berhubungan dengan orang lain. Adapun Interpersonal skills adalah keterampilan seseorang yang diperlukan dalam berhubungan dengan orang lain. Dua jenis keterampilan tersebut dirinci sebagai berikut:
Intrapersonal Skill
• Transforming Character
• Transforming Beliefs
• Change management
• Stress management
• Time management
• Creative thinking processes
• Goal setting & life purpose
• Accelerated learning techniques
Interpersonal Skill
• Communication skills
• Relationship building
• Motivation skills
• Leadership skills
• Self-marketing skills
• Negotiation skills
• Presentation skills
• Public speaking skills


Tidak ada komentar: